Rabu, 12 September 2012

Lambang Pramuka Penegak dan Pandega




Bentuk :
Dua buah siluet tunas kelapa yang  ukurannya sama dan sebangun dengan posisi saling bertolak belakang.

Kiasan
Makna kiasan dari lambang di atas adalah mencerminkan bagian dari isi Tri Satya Pramuka Penegak Pandega  yang berbunyi  "IKUT SERTA MEMBANGUN MASYARAKAT".

Penjelasan  
Dari makna bentuk lambang dan kiasan lambang dimaksud, adalah : 
1.    Menggambarkan bahwa  Pramuka Penegak dan Pandega  sudah memiliki  kewajiban  ikut serta
       membangun masyarakat.  Oleh sebab itu   kegiatan  dan latihan kepramukaan  para Penegak
       Pandega  tidak lagi hanya untuk kepentingan pengembangan  diri dan pribadi sendiri  melainkan
       juga  untuk memenuhi  kewajiban  mengabdi pada kepentingan masyarakat.

2.    Kedua sisi siluet tunas kelapa dimaksud, satu sisi  menggambarkan  kegiatan untuk "diri sendiri",
       dan sisi lainnya menggambarkan kegiatan untuk mengabdi kepada masyarakat.
       Ukuran kedua sisi yang sama sebangun menandakan bahwa antara sisi pengembangan diri dan
       pengabdian masyarakat dilaksanakan secara seimbang, saling melengkapi, saling mengisi dan
       saling menguatkan satu sama lain.

3.    Letak / posisi siluet tunas kelapa yang bertolak belakang  mengkiaskan bahwa antara kegiatan
       pengembangan diri dan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan
       atau saling mengisi. Maksudnya  kegiatan untuk mengembangkan diri sendiri akan juga
       meningkatkan dan berpangruh pada kegiatan pengabdian masyarakat demikian pula sebaliknya
       dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat maka para Penegak Pandega akan dapat
       mengembangkan dirinya melalui pengalaman langsung (learning by doing) di tengah-tengah kehidupan
       nyata masyarakat.

4.    Dalam kegiatan Pramuka Penegak Pandega pengembangan diri sendiri disebut dengan
       pengembangan sisi internal/indidisu sedangkan pengabdian pada masyarakat disebut dengan
       pengembangan sisi eksternal/lingkungan sosial. Sisi internal dan sisi eksternal dikembangkan
       secara bersama-sama dengan kegiatan yang menarik, partisipatif, sehat dan menyenangkan
       dengan dilandasi pengamalan Kode Kehormatan Pramuka dan dilaksanakan dengan menerapkan
       Sistem dan Metode Pendidikan Kperamukaan.

       Sebagai contoh :
       a.  Agenda kegiatan dalam  lingkup Sangga yang dimaksudkan untuk pengembangan indivisu
            dapat disebut dengan kegiatan internal namun pada saat yang bersamaan  agenda kegiatan
            Sangga  yang  sifatnya berkelompok dan digunakan untuk pengembangkan  sikap (kecerdasan)
            sosial dapat disebut dengan kegiatan eksternal.
        b. Agenda kegiatan ditingkat Ambalan / Racana  maka kegiatan internal nya adalah Sangga dan
            para pribadi anggota Sangga sedangkan kegiatan eksternal nya adalah Ambalan / Racana
            sebagai lembaga.
        c. Agenda kegiatan di tingkat Gugusdepan, maka kegiatan internalnya adalah Ambalan dan
            Racana sedangkan kegiatan eksternalnya  Gugusdepan itu sendiri sebagai sebuah lembaga,
           demikian sterusnya.

5.    Keseimbangan sisi internal dan eksternal mencerminkan bahwa para Penegak Pandega tetaplah
       sebagai peserta didik  oleh sebab itu semua kegiatan dan program pembinaan yang dirancang dan
       dilaksanakan, apapun bentuknya  harus tetap menjadi sebuah media pendidikan untuk mencapai
       tujuan-tujuan yang ditetapkan. 

       Contoh  konkrit dari kiasan Lambang Pramuka Penegak  & Pandega  tsb diatas adalah : Proses
       pencapaian SKU, SKK, Latihan Kepemimpinan, Kegiatan kesakaan, Ubaloka, Perkemahan
       Wirakarya, Raimuna, dll.


Lihat Entri/Topik Terkait :
Perjalanan Bakti Pramuka Penegak, Perjalanan Bakti Pramuka Pandega, SKU Penegak Bantara, SKU Penegak Laksana ,SKU Pandega, Wadah Pembinaan Pramuka Penegak & Pandega, Satuan Karya Gerakan Pramuka, Tri Bina Model Pembinaan Pramuka Pandega.


Sumber : 
Kak Amang Tarunaningprang (Mantan Ketua DKD Kwarda Jawa Tengah yang Pertama)





print this page Print this page

Tidak ada komentar:

Posting Komentar